9 Desember 2011

About My Friend Part 1

     This is about my Friend Adi Prasetya .. . He is a smart guy, good, and handsome. Almost all the advantages available to it, and its shortcomings.Ya, hampir semua kelebihan ada padanya, beserta kekurangannya... . Dia adalah sosok pria yang pengertian namun tidak terlalu dewasa untuk suatu hal yang sedang menimpanya. Seringkali menyelesaikannya dengan menuruti emosi or nafsu. But, he is gentle man. 
     I knew her since high school class second semester. Dia adalah siswa pindahan dari sekolah Latansa. Awalnya, melihatnya hanya terkesan biasa saja, nothing special, althougt all of my friends had hysterical view him. I keep nothing :D
     Sampai pada akhirnya, ketika aku di kantin. Aku lihat dia give me sweet smile, and i smiled back. "wekweeww". Eitts, it's only keep nothing anything.
At that time, I was impressed by the appearance of random-adut once ^_^" hiiiihii, acak-adut u know? Ya, berbekal keringat yang bercucuran di sekujur tubuh, because i just finished a practise exam my sport lesson. Uhh :/ really disgusting. 
     After that, aku cepet2 pergi meninggalkannya, karena rasa malu yang menyelimutiku. Di kelas, semua teman menyambutku hangat, mereka berkata, "Until when will u own? This is lucky 4 u."
I just smile without not understand. "What do u think, guys?" 
"For one full year u'r alone without lover. Wjy you not try it with him?" 
Hahaha, the intent of them, Adi Prasetya be my boy friend. :D 

25 Agustus 2011

Ketulusan Ku

Seberapa lama kau mampu melupakan dan menepis bayangku meskii aku tak lagi di dekatmu?
Seberapa tangguh kau hidup tanpa melihat canda tawa ku meskii aku bukan orang yg pertama kau inginkan?
Seberapa banyak kisah yang kau simpan saat denganku?
Seberapa sabar kau menunggu cinta ku meskii penuh keegoan?
Seberapa dalam rasa yang kau pendam untuk ku?
Seberapa ikhlas ketika kau memberi sebuah kebahagiaan untukku tanpa ada balasan yang serupa dariku?
Seberapa besar harapmu untuk memiliki ku meskii ku terus mengulur waktu?
Seberapa jauh kau mengenal diriku meskii kita tak lagi dalam ruang yang dekat?
Seberapa tenang ketika kau tak bersamaku meskii di sisi lain kau dikerumuni banyak teman wanitamu?
Seberapa menawan saat kau lukis bayangku dalam benakmu?

Aku tak melihatkannya padamu.. .
Semua rasa yang dulu pernah kau miliki.. .
Sampai saat ini aku tak tahu, jawaban yang paling benar dari pertanyaan yang terus bergulir di otakku.
Mungkinkah semua yang dulu terputar di masa lalu
Hanyalah harapan semu untuk ku dan kamu?
Kamu kini yang pergii
Lalu, dengarlah ketulusanku
Meskii cinta mu dan cintakku tak pernah bersatu
Semua hanya aku dan hatiku yang tahuu
Ketulusanku yang sampai saat ini hanya untuk kamu
Bahagia kamu adalah bahagia ku
Maka sampai detik ini
Kubiarkan kau terus berlalu
Berganti cinta yang kau mau
: )

25 Juli 2011

air mata ku

Aku bertekad akan tersenyum ceria sepanjang di sekolah.
Tersenyum meski hati ku sangat kacau. Tak menentu bagaikan bawang yang di iris-iris. Hatiku terbagi-bagi sakit rasanya. Luka-luka itu terlalu menyesak ke dada dan perasaan ku.
Hai kawan, punyakah perasaan dalam diri mu, sadarkah akan sesuatu... .?
Ingat-ingatlah dirimu bagimana terhadap kawan mu jua.
Tanpa dosa, engkau sakiti ia. Tanpa kesalahan engkau mendiskriminasikannya.
Tersadar ?
Ialah yang membuatmu tersenyum dan memiliki banyak pengetahuan baru.
Masih dingin ?
Kamu adalah PECUNDANG DAN PENGKHIANAT  terbesar yang pernah ku temui.
Kamu menanggapi ini biasa? Padahal hati kawan mu sakit terasa.
Jangan menjadi manusia yang penuh keegoan.
Yang selalu ingin ditemani saat kau sendiri saja, aku disini sama-sama manusia. Sama-sama punya perasaan.
Mohon kamu tidak lagi mengkhianati ku, hai kawan !... .
Karena akhirnya, gugur juga keteguhan ku untuk selalu dapat tersenyum.
Tadi pagi, air mata menetes bagikan hujan yang deras.
Hati ini sakit atas perbuatan mu.
Jangan menjadi pengkhianat.
Atau kamu mungkin belum tahu rasnya di khianati?
Ku do'akan kamu tidak meraskannya.
Karena kamu tak punya RASA.