25 Agustus 2011

Ketulusan Ku

Seberapa lama kau mampu melupakan dan menepis bayangku meskii aku tak lagi di dekatmu?
Seberapa tangguh kau hidup tanpa melihat canda tawa ku meskii aku bukan orang yg pertama kau inginkan?
Seberapa banyak kisah yang kau simpan saat denganku?
Seberapa sabar kau menunggu cinta ku meskii penuh keegoan?
Seberapa dalam rasa yang kau pendam untuk ku?
Seberapa ikhlas ketika kau memberi sebuah kebahagiaan untukku tanpa ada balasan yang serupa dariku?
Seberapa besar harapmu untuk memiliki ku meskii ku terus mengulur waktu?
Seberapa jauh kau mengenal diriku meskii kita tak lagi dalam ruang yang dekat?
Seberapa tenang ketika kau tak bersamaku meskii di sisi lain kau dikerumuni banyak teman wanitamu?
Seberapa menawan saat kau lukis bayangku dalam benakmu?

Aku tak melihatkannya padamu.. .
Semua rasa yang dulu pernah kau miliki.. .
Sampai saat ini aku tak tahu, jawaban yang paling benar dari pertanyaan yang terus bergulir di otakku.
Mungkinkah semua yang dulu terputar di masa lalu
Hanyalah harapan semu untuk ku dan kamu?
Kamu kini yang pergii
Lalu, dengarlah ketulusanku
Meskii cinta mu dan cintakku tak pernah bersatu
Semua hanya aku dan hatiku yang tahuu
Ketulusanku yang sampai saat ini hanya untuk kamu
Bahagia kamu adalah bahagia ku
Maka sampai detik ini
Kubiarkan kau terus berlalu
Berganti cinta yang kau mau
: )

25 Juli 2011

air mata ku

Aku bertekad akan tersenyum ceria sepanjang di sekolah.
Tersenyum meski hati ku sangat kacau. Tak menentu bagaikan bawang yang di iris-iris. Hatiku terbagi-bagi sakit rasanya. Luka-luka itu terlalu menyesak ke dada dan perasaan ku.
Hai kawan, punyakah perasaan dalam diri mu, sadarkah akan sesuatu... .?
Ingat-ingatlah dirimu bagimana terhadap kawan mu jua.
Tanpa dosa, engkau sakiti ia. Tanpa kesalahan engkau mendiskriminasikannya.
Tersadar ?
Ialah yang membuatmu tersenyum dan memiliki banyak pengetahuan baru.
Masih dingin ?
Kamu adalah PECUNDANG DAN PENGKHIANAT  terbesar yang pernah ku temui.
Kamu menanggapi ini biasa? Padahal hati kawan mu sakit terasa.
Jangan menjadi manusia yang penuh keegoan.
Yang selalu ingin ditemani saat kau sendiri saja, aku disini sama-sama manusia. Sama-sama punya perasaan.
Mohon kamu tidak lagi mengkhianati ku, hai kawan !... .
Karena akhirnya, gugur juga keteguhan ku untuk selalu dapat tersenyum.
Tadi pagi, air mata menetes bagikan hujan yang deras.
Hati ini sakit atas perbuatan mu.
Jangan menjadi pengkhianat.
Atau kamu mungkin belum tahu rasnya di khianati?
Ku do'akan kamu tidak meraskannya.
Karena kamu tak punya RASA.

24 Juli 2011

Cinta.
Tahukah cinta?
Apa cinta?
Bagaimana cinta?
Kenapa harus ada cinta?
Seperti apa cinta?
Bagaimana hidup dengan cinta?
Buat apa sih cinta?
Seberapa berarti sebuah cinta?
Habiskah waktu karena cinta?
Apa alasan kamu mencinta?
Lalu setelah itu, pantaskah cinta di sia-siakan?
Apakah cinta untuk menyakiti?
Apakah cinta untuk mengkhianati?
Lalu bagaimana cinta yang sebenarnya?
Apa cinta?