16 Juni 2012

For You, Mom and Pap

Benar kan setelah SNMPTN tulis kemarin usai dilaksanakan, aku jadi bingung mesti ngapain dan H2C (harap-harap cemas) juga menunggu berikut hasilnya.
Dua persoalan yang tengah dan kini dihadapi, ternyata sampai sejauh ini Mamah dan Papah masih aja ikut campur urusan masa depan aku. Setelah sukses dengan usaha yang ditemukannya, aku jadi suruh ikut-ikutan bergabung di lembaga yang Mamah pegang.
Sepertinya selalu aku yang mengalah, dari dulu sampai sekarang rasanya belum ada kebebasan yang real untuk ku menemukan kehidupan yang benar-benar hidup di jiwaku.
Kali ini, aku coba diam dan tak berkutik sedikitpun. Kali ini aku tak menuruti inginnya Mamah dan Papah, biarkan saja mereka dengan harapnya bahwa anaknya akan meneruskan karir Mamahnya.
Yang jelas aku hanya akan dengan seribu prinsip dan keyakinanku menjalani masa depanku dengan pilihanku.

Aku tak ingin pada akhirnya masa depanku harus dijalani dengan yang bukan aku mau dan aku ingini. "Inilah aku dengan pilihanku", bahagia ataupun tidak itulah pilihanku. "Aku ingin sukses dengan pilihanku, bukan melanjutkan kesuksesan yang sudah ada pada orangtuaku".  Kalau Mamah dan Papah belum sadar juga, mungkin setelah aku dengan kesuksesanku baru mereka sadar.
Makanya aku pengen banget sukses di jalanku, supaya aku bisa buktiin ke mereka bahwa AKU PATI BISA SUKSES dengan jalanku :)

Maafin yah, Ma, Pah, Kalau aku jadi gak nurut gini. Ini soal masa depan dan cita-cita. Kalau dulu aku masih bisa nurut sama apa yang Mamah dan Papah kehendaki, karena dulu aku juga masih hidup di area dan lingkup Mamah dan Papah. Kalau soal masa depan, aku ingin terbang setinggi-tingginya meski harus jatuh dulu gak apa-apa. Yang penting suatu saat nanti aku bisa buktiin ke Mamah dan Papah kalau INI LHO MAH, PAH, AKU yang Mamah dan Papah bilang manja, bawel, belum bisa mandiri.

I hope you understand what I want :)
I like this for Mama and Papa. I love you so much, parrents.

7 Juni 2012

Cinta

Aku suka pusisi-puisi dari seorang penyair kelahiran Lebanon, 06 Januari 1883.
Gak banyak kata deh buat dia. yang jelas dari dulu sampai sekarang dia menjadi inspirasi juga untuk kehidupan dan karirku.

Dibawah ini salah satu karya Khalil Gibran yang aku suka banget .. . Cekidot!

CINTA yang AGUNG
Adalah ketika kamu menitikkan air mata
dan MASIH peduli terhadapnya..
Adalah ketika dia tidak mempedulikanmu dan kamu MASIH
menunggunya dengan setia..
Adalah ketika dia mulai mencintai orang lain
dan kamu MASIH bisa tersenyum sembari berkata ‘Aku
turut berbahagia untukmu’

Apabila cinta tidak berhasil…BEBASKAN dirimu…
Biarkan hatimu kembali melebarkan sayapnya
dan terbang ke alam bebas LAGI ..
Ingatlah…bahwa kamu mungkin menemukan cinta dan
kehilangannya..
tapi..ketika cinta itu mati..kamu TIDAK perlu mati
bersamanya…

Orang terkuat BUKAN mereka yang selalu
menang..MELAINKAN mereka yang tetap tegar ketika
mereka jatuh

Kebersamaan

Seneng rasanya habis kumpul-kumpul bareng sama teman-teman alumnus X-1, meski pada akhir ceritanya aku sedikit kecewa. :)
Kekecewaan itu bermula dari salah seorang teman alumnus yang enggan memberikan wajahnya untuk berfose bersama dengan teman lainnya. Dia cuma bilang, "Ga ah, males." Jujur, darisitu aku juga sama jadi malas. Ya udah deh aku juga jadi malas ambil gambar. Padahal tadinya mau aku bikin album kenangan, biar nanti di waktu aku kangen saat bersama mereka aku bisa lihat-lihat mereka.

Aku seneng yah, awalnya seblum akhirnya dia jadi kayak gitu. Mungkin karena aku pertama ketemu dia cuek banget kali ya? Hmm, ga tahu deh.
Dia itu sahabat aku dari aku duduk di bangku Sekolah Dasar, tapi gak tahu kenapa makin kesini kan harusnya makin akrab makin deket, eh kenyataannya makin kesini makin cuek. Harusnya orang tuh kalau udah berteman lama banget, ga musti cuek-cuekan kali ya? Itu beda sama aku.

Dia cowok, sahabat aku. Makanya mungkin kita agak canggung apa gimana, gak tahu deh!

Oke deh, itu sepintas tentang alasan kenapa aku jadi kecewa pas kumpulan tadi.
Yang jelas, banyak senengnya kok. Masalahnya yang gak lucu aja kadang kalau udah kumpul diketawain, jadi lucu, padahal sebenarnya gak lucu-lucu banget :) Meski kita gak khador semua.
Ya, itulah kebersamaan, hal kecil bisa menjadi besar, masalah bisa jadi hilang, kehilangan bisa ditemukan lagi.

Bersatu kita utuh, bercerai kita runtuh. Betul begotu kan sob!? ^_^
Sampai ketemu di catatan selanjutnya ..... .... .

5 Juni 2012

Alibi Mu

Kayaknya aku mulai sadar dan mikir deh tentang sikap anehnya seorang teman aku, sebut aja dia Kedongdong. Bukan aku mencampuri urusannya. Hanya saja dia benar-benar udah merugikan perasaanku :) (Cieeylah tahu apa sih tentang perasaan?) Ya, bagimanapun Ratih juga kan manusia biasa yang diberi kesempatan untuk merasakan dan memikirkan sesuatu.

Disini aku cuma curhat aja dari pengalaman aku. Aku sadar betul aku masih dengan segala kekurangan dan keterbatasanku. Aku hanya berbagi dan mengambil hikmah dari masalah yang aku alami sendiri.

Ceritanya begini (ini ceritanya lagi nostalgiaan tentang masa lalu ya). Bagaimanapun juga aku salut deh dengan kegigihannya dia untuk mengalahkan dan menjatuhkan aku :)
Eittss, belum juga ngerti kan?

Kedongdong itu adalah sahabatku sampai akhirnya dia kalahin aku dipertandingan menurutnya, lalu aku menyebutnya dia hanya seorang teman saja untuk aku. Jujur dari semua modusnya aku sadar betul bahwa semua strateginya itu hanya sebuah kamseupay di mata aku. Seiring dia mencari taktik dan cara untuk mengalahkanku semakin aku merasa diriku menang dan maju melangkah ke depan. Berat banget, aku hanya dengan seribu diam emasku. Sementara dia dengan seribu mulut embernya.

Awal mula ceritanya, tentang kejujuran dan niat baik. Lalu aku meraih sebuah penghargaan menjadi siswa terbaik pertama selama menjalani pendidikan di rumah putih abu-abu ku. Tidak ada yang boleh disombongkan, malah dengan itu aku harus terus berusaha dan berusaha untuk tetap mempertahankan prestasiku bahkan kalau bisa meningkatkannya menjadi lebih baik lagi. Seperti kata pepeatah, "semakin padi berisi, maka semakin merunduk". Tandanya kepintaran dan kegigihan seseorang itu bukan berarti untuk di tengadahkan atau kita sebut aja takabur atau sombong. Ya, karena menurutku pribadi itu bukan hal yang pantas bagi seseorang yang berilmu. Jangan jauh-jauh deh, ga musti yang berilmu orang yang punya seribu kekayaannya aja ga pantas kok menyombongkan diri, karena semua milik Tuhan yang dititipkan melalui kita. (lha, kok jadi ceramah)? Ngga kok, itu cuma intermeso aja :)

Baik deh, aku lanjut. Berkat penghargaan itu engganya ada kebanggan tersendirilah atas kerja keras dan jerih payah ku selama ini. Cuma masalahnya sekarang, Si Kedongdong lagi-lagi bikin sensasi buat mancing emosi. Setelah itu, gak tahu deh dia mau apa lagi?

Aku inget banget, ketika aku masih duduk di bangku kelas X, XI, sampai kelas XII sensasi dia terus mengalir bagai air comberan tapi kadang-kadang mampet sih karena banyak sampah yang menggulung di jalannya dia :) (waaaw, it's magic).

Aku kasih tahu salah satu contoh sensasi yang dibuat Kedondong ke aku.
Dulu, 2/3 tahun yg lalu, aku pernah punya cowok satu sekolahan sama aku. Hubungan kita cuma berjalan kurang lebih satu tahun, itu karena aku tertipu oleh Alibinya Kedondong. Iya kan aku bilang dia sahabat aku dulu, sebelum sampai akhirnya aku rasa nggak lagi.

Mungkin kalian pernah denger ya, istilah musuh dalam selimut? Ya aku pernah ngerasainnya kok. Kalau diperkirakan hampir 45% dari 3 tahun aku alami itu. (Ciela so iye banget sih).
Ya, serius deh. Waktu aku adem-ademnya hubungan sama dia sebut aja si Mangga cowok aku waktu aku di rumah putih abu-abu. Tiba-tiba Kedondong bikin rumor yang nggak bermutu tentang aku didepan banyak orang. Dan yang paling mengejutkan dia memberanikan diri buat laporin rumor itu ke orangtua aku. Tapi, lewat perantara. Dia nyuruh Tante aku waktu itu buat sampein rumor ga benar tentang kehidupan aku di sekolah ke orangtuaku, tapi dia nyuruh Tante aku buat ngga ngasih tahu siapa penyebar rumor gak jelas itu. Jadi maksudnya dia mata-mata tak bermata.

Dia bilang gini, yang aku tahu dari orangtuaku, orangtuaku kata Tante ku. Aku dituduh sering mojok di sekolah, pacaran terus, keterlaluan, dan sering pegangan tangan di kelas. Whatzz?????
Helo, Kedongdong yang luarnya alus dalamnya ancur dan berduri kayak kawat. Alibimu itu iyuuuw banget. Masalahnya kayak aku nggak tahu kamu aja. Tingkah laku kamu setalah aku jadian sama si Mangga jadi berubah 180 derajat, and it's so make me surprised and always question question, why you so ....... so so an. :)

Aku tahu kok, diam-diam kamu suka smsin si Mangga. Aku ga masalah sih dia kayak gitu, yang saat itu jadi masalah kenapa dan maksudnya apa sampai memberanikan diri ngadu dan nyebarin gosip nggak bener ke orangtua aku.

Aku sempat ditegur, disidang, di inter view sama mereka. Bener nggak aku kayak gitu? Ya, aku jawab dong yang jujur sejujurnya. Aku bilang aku memang pernah berdua sama si Mangga, but when I and her berdua kita sambil pegang buku, Say. Kata ku. Demi tuhan aku gak pernah megang tangan cowok, sama si Mangga aku gak pernah sekalipun. Apalagi ampe yang berlebihan begotu. It's not me!

Adapun aku berdua sama dia adalah diskusi tentang pelajaran, selamanya sampai aku buabaran sama dia. Dia main ke rumah tuh cuma buat ngajarin atau jadi guru privatenya aku.

So, Alibi mu itu kamseupay banget Dongdong.. . Ckckckc
Kalau dulu aku gak bisa jawab apa maksud kamu kayak gitu. Tapi seiring sensasi demi sensasi yang dia buat lalu aku selalu dilibatkan didalamnya, aku jadi ngerti sekarang.

But, aku adalah makhluk Zoon Politicon. So, aku gak akan nunjukin sikap gak suka aku sama kamu. Karena aku gak kamseupay :)
Rememeb. that!


3 Juni 2012

Hujan Yang Membawa Kabar

Aku bangun suatu pagi, itu berarti aku masih diberi kesempatan untuk bersyukur dan berbuat amal baik di hari ini sampai senja tiba dan aku tertidur kembali dalam gelapnya fajar.
Aku direnungi seribu kabar dan peristiwa yang berhembus sepoy sampai ke tulang. Sungguh terkadang gila memikirkannya.
"Ratih, kamu tuh ternyata bla bla bla bla ya? Kamu tuh ngga tahu bla bla bla bla ya?"
Banyak, jadi sorot pandang sebagai orang yang pendiam dan pemalu, atau terkadang diam-diam menghanyutkan. Sebisa-bisa mereka memvonis tentang karakter atau image aku.

Tercengang perih saat seseorang melantunkan kata dengan mirip sindiran yang tidak menyenangkan hati. Namun, bagaimana lagi? Namanya sebuah kehidupan nggak selamanya orang setuju dengan kita.
Aku hampir mati saat aku kena musibah, salah satu teman menuduhku yang tidak-tidak dan berhasil mempropokatori teman-teman yang lain agar membenciku. 
Saat itu sungguh mulutku bisu dan tiada daya berucap apa-apa. Aku hanya menerima sindiran demi sindiran yang terus terbisik dalam pendengaranku. Padahal aku tahu yang sedang mereka paparkan tidak benar adanya. Sepulang dari bisikan-bisikan sadis itu, aku hanya meneteskan air demi air yang jatuh mengkristal dari rapuhnya mataku. 

Aku hanya bertanya kepada Tuhan -_- "Kenapa aku hanya diam? Kenapa Tuhan tidak memberiku kekuatan yang hebat untuk melawan semua ketidak-benaran ini?" 
Sampai kedua kelopak mataku membengkak tak menjadi indah seperti biasa. Lalu dibalik tirai jendela kaca kamarku terlihat juga hujan mengikuti tangisanku dengan sedikit petir menggeligap. Saat itu seperti menjadi pesona indah bioma alam dengan kristal hujan yang jatuh dalam dinginnya malam. 

Aku serasa menjadi sejuk ketika hujanpun ikut menangis merasakan kesedihanku. Lalu aku bertanya lagi dalam batin, "Tuhan mengapa Kau hanya kirimkan hujan yang tak memberi jawab atas tanyaku?" Hujan hanya terus turun dan petir menyambar dengan pesona kilatnya yang menjadi kalem saat itu sepertinya aku sedang diberi teguran atas pertanyaanku. Meski sampai detik itu aku belum juga mengerti mengapa Tuhan hanya mengirimkan hujannya atas tanyaku. 

Hingga aku letih memikirkannya lalu aku terbaring dalam lelapnya tidurku. Tak terdengar suara lagi setelah itu bahkn tak terpikirkan sesuatupun yang berat seperti sebelumnnya.

Sampai fajar kembali terbit dan ayam mengikuti langkahnya dengan kokoknya yang nyaring, aku membuka mata perlahan, hal yang sama seperti kemarin, pagi ini aku kembali bersyukur lagi karena diberi kesempatan menghirup udara segar hari ini. 
Kulanjutkan lagi kaki melangkah, dan berharap peristiwa kemarin hanya mimpi yang sudah selesai dalam sekali aku memejamkan mata. Namun kali ini saat kutemui lebih banyak orang, aku merasa hal yang aneh lagi-lagi rasanya seperti aku ini diasingkan. 

Rasanya hari ini lebih parah dari yang kemarin, yang hanya beberapa orang mampu meliriku dengan tolehan sindiran. Aku semakin tak mengerti. 
Aku diam sejenak dan sebentar lagi air mataku akan jatuh membanjiri pipi. Tapi ku sadar betul ini bukan tempat yang benar untuk menangis, karena dengan begitu aku menunjukan kelemahan dalam keadaan yang sempit ini. 

Aku hanya merenung lagi  memajaskan turunnya hujan dan petir semalam tadi. Hujan membawa kabar teguran dari Tuhan atas aku yang menyalahkannya. Pikirku seketika. 
Aku diam karena aku tak mencoba untuk berdiri menyalami masalah, bukan karena Tuhan tak memberiku kekuatan untukku. Lalu hujanpun menangis dan petir menggelegar menegurku. Itu jawab atas pertanyaanku. 
Karena : "Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sebelum ia merubahnya sendiri."

Ya, kali ini aku harus mampu melangkahkan kaki untuk menyalami permaslahan ini dengan hangat. 
Aku diberi kekuatan atas niatku untuk memperbaiki keadaan.
Aku melangkahkan kaki untuk menyelesaikan masalah nan kian rumit bila hanya terdapati diam dan diam. Dengan caraku aku mampu melampaui masalah itu dan menciptakan sebuah hikmah dan ppelajaran untuk diriku sendiri dan dirinya. 
Terbukti, dia khir cerita satu alunan nada dalam kesadarannya. "Maaf yang tiada duanya!"
Dan ia berjanji tidak akan mengulanginya lagi.

Mengejar Mimpi dalam Do'a ^_^

Udah sejauh ini dan sebesar ini. Rasanya memang ada sedikit perubahan ya. Terutama dari fisikal sama yang bersifat mental. Apalagi sekarang udah mau masuk kuliah (hehe, tapi belum sih baru mau test snmptn tulis doang), aku berharap banget bisa keterima di Universitas yang aku cita-citakan selama ini. 

Mungkin, selama ini aku hanya mundar-mandir di kampuang halaman. Tapi aku yakin betul, aku juga bisa beradaptasi di kampuang nan jauh di mata untuk meraih cita-cita yang selama ini ada di depan mata. 
Terkadang, dalam sebuah kehidupan semakin jauh kaki melangkah semakin banyak wawasan. Mungkin itu bisa menjadi motivasi tersendiri buat aku bisa jalani kehidupan yang sebenarnya. 

Meski kata Bapak, aku tuh masih manja, belum mandiri, tapi nanti akan buktiin kok, Pak! :)
Percaya deh, Ceuceu akan selalu memberikan yang terbaik kok, buat Bapak dan Mimi selamanya. Seluruh nafas ini Ceuceu hembuskan untuk Bapak dan Mimi yang udah menaburkan sejuta kasih sayang dan pendidikan yang tepat untuk Ceuceu. 

Ceuceu, selalu ingat pesan Bapak, "Hidup jangan bergantung pada oranglain." Insyallah ^_^ Ceuceu akan semampu mungkin menjalankan semuanya sebisa Ceuceu dulu dan janji tidak akan merepotkan oranglain, kecuali benar-benar mendesak :D 

Semanagat Ceuceu selalu membara ketika kobaran kasih sayang Mimi dan Bapak selalu terkibar atas-atas. Do'a-do'amu menjadi sebuah dukungan yang abadi dalm mempermudah lalu langkah kaki ini.
Love you Mimi, Bapak! :)

2 Juni 2012

My Cried Heart

Now. I'm just thinking about you . .. Altought, I know you have been with her.
Sometimes, love does not need to go back or let it pass. Because all it's just a feeling of eternal torment for him.
I just hope that one day if God permits, allow you to be a moment in my hug. But if God did not also let me just wish I could forget about the feelings in you.
And asked the Lord, he is best prepared to replace you. Forever or until this moment, you are still the most beautiful on this inside. Love the grace of God to you. I miss you so much everytime
I just want you to accompany me later that lean on when I'm tired, when I'm happy to share, along with the ups and downs, feel what I feel.
Should have all this wonderful time we had never shared, because at that time God has prepared for us together.
However, sometimes the heart is burning like to have you. I do not have to be happy with you at this time.

9 Desember 2011

About My Friend Part 2

This is about my friend named Adi Tommy Firmansayah.
     He is a man who has a sweet face and cute :D really... . I never tired to stare. Despite having a rather small body , it all does'nt reduce the appearance of cool. Dia baik, terlahir dari keluarga ternama dan welcome to friend with anyone. Not discriminate, he likes to joke (yes, thougt rather too far).. . But, all is her character. 
     I like Adi when he laught, looks more fassionate n fresh. And i little dont like when Adi was fussy n childis manner. It's very frustating.
     I knew Adi since i was in elementary school. Yeaap, dia teman satu perjuangan .. . :D wajar saja, jika sampai akar-akarnyapun kita saling tahu. Saya mengenalnya dan dia pun mngenal saya.. .  
^_^ don't forget me.. . we r to be together ... .

About My Friend Part 1

     This is about my Friend Adi Prasetya .. . He is a smart guy, good, and handsome. Almost all the advantages available to it, and its shortcomings.Ya, hampir semua kelebihan ada padanya, beserta kekurangannya... . Dia adalah sosok pria yang pengertian namun tidak terlalu dewasa untuk suatu hal yang sedang menimpanya. Seringkali menyelesaikannya dengan menuruti emosi or nafsu. But, he is gentle man. 
     I knew her since high school class second semester. Dia adalah siswa pindahan dari sekolah Latansa. Awalnya, melihatnya hanya terkesan biasa saja, nothing special, althougt all of my friends had hysterical view him. I keep nothing :D
     Sampai pada akhirnya, ketika aku di kantin. Aku lihat dia give me sweet smile, and i smiled back. "wekweeww". Eitts, it's only keep nothing anything.
At that time, I was impressed by the appearance of random-adut once ^_^" hiiiihii, acak-adut u know? Ya, berbekal keringat yang bercucuran di sekujur tubuh, because i just finished a practise exam my sport lesson. Uhh :/ really disgusting. 
     After that, aku cepet2 pergi meninggalkannya, karena rasa malu yang menyelimutiku. Di kelas, semua teman menyambutku hangat, mereka berkata, "Until when will u own? This is lucky 4 u."
I just smile without not understand. "What do u think, guys?" 
"For one full year u'r alone without lover. Wjy you not try it with him?" 
Hahaha, the intent of them, Adi Prasetya be my boy friend. :D 

25 Agustus 2011

Ketulusan Ku

Seberapa lama kau mampu melupakan dan menepis bayangku meskii aku tak lagi di dekatmu?
Seberapa tangguh kau hidup tanpa melihat canda tawa ku meskii aku bukan orang yg pertama kau inginkan?
Seberapa banyak kisah yang kau simpan saat denganku?
Seberapa sabar kau menunggu cinta ku meskii penuh keegoan?
Seberapa dalam rasa yang kau pendam untuk ku?
Seberapa ikhlas ketika kau memberi sebuah kebahagiaan untukku tanpa ada balasan yang serupa dariku?
Seberapa besar harapmu untuk memiliki ku meskii ku terus mengulur waktu?
Seberapa jauh kau mengenal diriku meskii kita tak lagi dalam ruang yang dekat?
Seberapa tenang ketika kau tak bersamaku meskii di sisi lain kau dikerumuni banyak teman wanitamu?
Seberapa menawan saat kau lukis bayangku dalam benakmu?

Aku tak melihatkannya padamu.. .
Semua rasa yang dulu pernah kau miliki.. .
Sampai saat ini aku tak tahu, jawaban yang paling benar dari pertanyaan yang terus bergulir di otakku.
Mungkinkah semua yang dulu terputar di masa lalu
Hanyalah harapan semu untuk ku dan kamu?
Kamu kini yang pergii
Lalu, dengarlah ketulusanku
Meskii cinta mu dan cintakku tak pernah bersatu
Semua hanya aku dan hatiku yang tahuu
Ketulusanku yang sampai saat ini hanya untuk kamu
Bahagia kamu adalah bahagia ku
Maka sampai detik ini
Kubiarkan kau terus berlalu
Berganti cinta yang kau mau
: )

25 Juli 2011

air mata ku

Aku bertekad akan tersenyum ceria sepanjang di sekolah.
Tersenyum meski hati ku sangat kacau. Tak menentu bagaikan bawang yang di iris-iris. Hatiku terbagi-bagi sakit rasanya. Luka-luka itu terlalu menyesak ke dada dan perasaan ku.
Hai kawan, punyakah perasaan dalam diri mu, sadarkah akan sesuatu... .?
Ingat-ingatlah dirimu bagimana terhadap kawan mu jua.
Tanpa dosa, engkau sakiti ia. Tanpa kesalahan engkau mendiskriminasikannya.
Tersadar ?
Ialah yang membuatmu tersenyum dan memiliki banyak pengetahuan baru.
Masih dingin ?
Kamu adalah PECUNDANG DAN PENGKHIANAT  terbesar yang pernah ku temui.
Kamu menanggapi ini biasa? Padahal hati kawan mu sakit terasa.
Jangan menjadi manusia yang penuh keegoan.
Yang selalu ingin ditemani saat kau sendiri saja, aku disini sama-sama manusia. Sama-sama punya perasaan.
Mohon kamu tidak lagi mengkhianati ku, hai kawan !... .
Karena akhirnya, gugur juga keteguhan ku untuk selalu dapat tersenyum.
Tadi pagi, air mata menetes bagikan hujan yang deras.
Hati ini sakit atas perbuatan mu.
Jangan menjadi pengkhianat.
Atau kamu mungkin belum tahu rasnya di khianati?
Ku do'akan kamu tidak meraskannya.
Karena kamu tak punya RASA.

24 Juli 2011

Cinta.
Tahukah cinta?
Apa cinta?
Bagaimana cinta?
Kenapa harus ada cinta?
Seperti apa cinta?
Bagaimana hidup dengan cinta?
Buat apa sih cinta?
Seberapa berarti sebuah cinta?
Habiskah waktu karena cinta?
Apa alasan kamu mencinta?
Lalu setelah itu, pantaskah cinta di sia-siakan?
Apakah cinta untuk menyakiti?
Apakah cinta untuk mengkhianati?
Lalu bagaimana cinta yang sebenarnya?
Apa cinta?

Cari Jalan

Merasa menderita?
Sakit?
Terpuruk?
Stress?
Pusing, pening?
Yuu, sama-sama sejenak menundukan kepala.
Coba di ingat lagi.
Apa yang kemarin, tadi, lusa, semenit yang lalu, bahkan dua detik yang lalu yang udah kamu perbuat?
Pikirin dengan santai, hal yang udah kamu perbuat.
Intropeksi diri.
Cari jalan tenang.
Insyaallah kamu ga stress lagi..
:)

Nahan Emosi

Nahan emosi
1. Tari nafas panjang-panjang
2. Buang perlahan
3. Tutup mata
4. Pegang kepala
5. Keluarin sedikit teriakan
6. Kalo kurang mempan ngejerit lagi agak kuat
7. Kalo masih ga mempan, boleh ambil piring
8. Buang, lemparin ke mukanya
hehehehehe

*Have fun aja*

Masih Terlukis

Masih ingin bahas cinta ni.
Betapa rindunya masa-masa bercinta yang kekanak-kanakan.. . Ga dewasa, pada mentingin ego masing-masing.
Ngeributin masalah kecil, manas-manasin, pokooknya semuanya.... .
Tapi, memang yang seperti itu yang meninggalkan kessssssan manis yang tak terlupakan.
Suatu saat aku ingin di pertemukan kembali dengan sesuatu yang baru.
Sesuatu yang hadir karena kedewasaan dan pengrtian yang satu sama lain.
Engga mau lagi yang namanya ribut ribet karena cinta.
Tapi, setiap hari berpapasan dengannya, membuat bayangnya masih terlukis di memori otak ku.
Selalu dan selalu ad.
Ya Allah, kenapa tidak Engkau jauhkan saja jarak antra saya dengannya.
Dengan begitu saya dapat melupakannya, dan tidak terus-terusan menangis karena tindak laku yang diperbuatnya.
:(

Di ambang sedih

Kemarin-kemarin, aku sempat kesal sama seseorang yang buat aku bad mood banget.
Ceritanya di sekolah, lagi ada pelajaran PAI.
Sebut saja tersangkanya adalah si Anggur. Dia itu emang selalu bikin sebel, tip kali di kelas.
180 derajat lah, dia yang aku kenal dulu dengan yang aku kenal sekarang. *oh, mungkin namanya hidup pasti ada perubahan*.
Dulunya, dia engga gitu sama aku. Tapi, entah kenapa setelah gak sama-sama lagi. Dia kayak ngajak rusuh gitu sama aku.
Kemarin, Sab'tu 23/07 si Anggur nyundar-nyindir mancing emosi aku.
Ceritanya sobat cewe aku bertanya sama guru PAI, eh pertanyaannya udah duluan di tanya sama sobat cewe aku yang lain.
Ya udah, aku kasih tahu baik-baik sama dia kalau itu barusan di tanyain sama si R.
Eh, si Anggur sengaja ngegibas aku sama bahasa-bahasanya yang tidak berkenan di hati. Aku terluka, dia bersikap kayak gitu.
Dia mojokin aku, dia seret aku supaya aku salah di mata teman-teman yang lain, maksudnya dia balas ucapan aku sama si sobat cewe aku.
Kini aku sadar, Anggur adalah orang yang egois sekaligus ingin menang sendiri.
Jujur sejujurnya, kebahagiaan aku yang sedahsyat-dahsyatnya bisa runtuh cuma karena di sakitin Anggur doang. Ckckckc, aku heran 1000 %
Sampai segitunya Anggur menusuk hati ku yang polos dan penuh ketidak-tahuan.
Aku mencoba untuk tidak mengontekinya, atau berbicara dengannya. Alhasil, semua sia-sia.
Berulang kali mencoba. Tak pernah bisa, dan tak pernah bisa.
Akhirnya, biarlah waktu yang membiarkan ku meninggalkan bayangnya. :)
Aku harus tetap semangat !

18 Juli 2011

Air Mata Dalam Rindu

Malam ini, ga ada yang lebih gue rasain selain kerinduan.
Air mata udah membeludak menjadi air terjun di sekitar mata gue.  Gue rindu masa-masa indah gue dulu.
Gue pengen ulangin itu semua lagi. Kenal sama lo, senyum buat lo, kasih perhatian buat lo, meskipun lo udah bikin hati gue selalu sakt. Tapi, gue selalu ada untuk lo.
Lo sahabat kecil gue, lo sumber motivasi untuk hidup gue. Ga ada yang mampu membuat kisah seperti dulu lagi.
Gue yang jadi heboh, saat lo cari gara-gara buat gue. Sunset yang indah itu kita lalui bersama-sama, senyum yang lebar itu terlukis untuk melengkapi hari-hari gue. Saat gue tersandar dari kedinginan, lo ada... . Lo ada.
Meskipun banyak nyakitinnya tapi lo kenangan terhebat.
Di mobil bareng, di motor bareng, ujan-ujanan bareng.
Lo emang yang engga terlupakan.
Sepuluh tahun bareng-bareng lo, bukan hal yang mudah buat lupain lo gitu aja.
Semua kecerobohan gue, kesalahan gue. Ngebiarin lo pilih cinta yang salah dan cinta yang ga sepatutnya lo miliki. Gue terlarut angkuh terhadap lo.
Mungkin sekarang lo miskin terhadap pemikiran gue, engga peduli apa yang terjadi sama gue, gimana gue.
Meskipun lo ga pernah jadi soulmate gue yang utuh, tapi kebaikan dan kenangan kita engga akn pernah terlupain.. .
Gue sayang lo, sahabat !

Dibalik Kepiluan ada kemenangan

Hmm... Di hari-hari yang kelabu memang memilukan kalau terus kelabu.
Selain karena warnanya jadi abu-abu, hidup pun kelabu *hoho* yang akhirannya "bu" pokoknya kelabu deh.
Tapi, engga lagi setelah datang teman yang super ceria. Kan aku udah bilang emang ga semuanya yang membosankan dan menyebalkan. Ada juga yang baik hati dan periang sepertinya.
Dia Nurul Aini, atu kerap kali aku sapa dengan Uyu. Ia sahabat kecilku.
Saat ku utarakan kebosananku di hari ini. Ia membagi sedikit kisah untuk menghiburku.
Sebenarnya tidak lucu untuk di ketawai atau ditertawakan.
Tapi, kesediaannya untuk menghibur membuatku kagum padanya. Ia tidak hanya mementingkan diri sendiri tapi juga mempedulikan perasaan teman.
Aku kadang iba melihatnya, disaat kita memiliki masalah, ia selalu terjun untuk menghibur dan mengurangi kesedihannya.
Tapi ketika dia butuh, kita kadang ga ada buat dia, hmmm !

Hari Ini Kisah Kelabu

Pertama masuk kelas baru, kelas XII IA rasanya bosan sekali. Lagi-lagi yang ku temui itu-itu lagi. Meski tidak semua membosankan, tapi kebanyakan membosankan dan menjengkelkan.
Teman-teman yang jahil, yang ucapannya pedes, yang ga karuan, marah ga jelas, ngambek ga jelas, apalagi sampe lapor ke guru tentang masalah spele supaya bikin suasana tambah ribet.
Makanya hati-hati deh melangkah. Salah langkah orang yang sentimen pasti ambil celah kesalahan untuk lebih menjerumuskan dan memojokan kesalahan kita.
Padahal baru saja, pagi itu aku melukis senyum yang lebat menyambut sesuatu yang baru. Pesen ku ya, buat temen-temen, coba sih dewasa! Engga usah bertindak yang engga perlu gitu.
Jangan biarin persaingan kotor di budayakan. Agar menjadi nomor satu di kelas tega nyakitin sahabatnya sekalipun.
Engga ada deh, tusuk menusuk itu, jangan jadi musuh dalam selimut. Bersaing ayo bersaing. Tapi pake pikiran yang bersih, jauhin dari hasud, dari iri plus dengki.
Ketika aku dapetin posisi di atas dan kebahagiaan, engga usah cemberut lihatnya. "Kotor tuh hati lu!"
Namanya juga hidup, kadang di bawah kadang diatas. Terima kekalahan sesekali wajar. Toh nanti juga ada gilirannya Allah kasih kebahagiaan itu buat lu.
Jangan munafik sih jadi orang, pura-pura baik di depan mata di belakang ngomong sembarangan. Kamu pikr aku engga punya perasaan. Aku engga pernah ya, omongin kesalahan atau keburukan kamu di depan orang lain.
Pertama, karena aku memang pendiam orangnya.. Engga banyak ngomong, tapi banyak berpikir.
Kedua, gak pantas atuh, seorang sahabat mengumbr kekurangan pada diri sahabatnya.
Yang terakhir, ketiga. Ini yang paling aku takut-takutin. DOSA. Karena Rasulullah SAW. berfirman : "Yang penting dijaga dari diri ini adalah ucapan."
Dan balasan yang setimpal bagi orang-orang yang suka mengumbar kekurangan oranglain adalah "lidahnya digantung di bara api yang menggejolak".
Jadi ayo dong, udah main kotornya. Toh, kalau orang yang sadar mikir tu bukan cara terbaik untuk mengalahkan lawan. Itu hanya kemenangan sesaat.
Maaf ya, aku gini karena aku engga mau ada permusuhan di kelas kita. Aku pengen semuanya kompak.
Terima kekalahan, mengendalikan keegoisan, dan menurunkan kadar keemosian. Sekarang kan udah GEDE... . :)
Maaf ya, sebentar lagi kan menjelang bulan ramdhan , bulan yang penuh berkah dan magfhiroh. Dimuulai dari sekarang bersihkan diri, kuatkan iman, jagalah hati.
Wasssalam ^^"

Yang Layu

Ini postingan aku waktu malam. tapi ga sempat iterbitkan, soalnya keburu mati lampu.
Dibaca aja ya.
To the point, bertanya-tanyakah, apa yang layu?
Aku juga bertanya-tanya, kenapa aku membuat judul artikel ku dengan yang layu.
Entahlah, sepertinya ini postingan paling bungsu di hari ini. Atau kalau masih sanggup, satu entri lagi aku kasih untuk berbagi sama teman-teman semua.
Padahal aku tahu, besok hari Senin. Hari pertama masuk dan aku menduduki kursi paling tinggi di rumah putih abu ku. Tapi, aku masih ingin melanjutkan hobi ku menulis dan bercurhat-ria dengan blog baru ku.
Iya tiga hari blognya aku punya. Postingannya baru sampai empat sampai lima entri saja.
Bukan tidak ingin melanjutkan tulisan-tulisan yang kurang oke ini. Tapi bagaimana, namanya hidup.
Bukan cuma untuk ngeblog aja. Tapi, kegiatannya dibagi-bagi. Banyak yang lebih penting dijalani selain ngeblog.
Belajar, membantu orangtua, makan, minum, shalat, dan lainnya itu lebih penting.
Tapi, bagaimanapun aku tetap mencari waktu di sela-sela kesibukan ku sebagai sang pelajar. Selain membagi kisah, juga mengasah kepiawaian ku dalam mengutarakan kata-kata, memilih kata yang tepat, adn mengatur baik dan tidak posisinya.
Jadi, memang tidak ada yang sia-sia di dunia ini ^^"... sampai tidur saja itu ada manfaatnya, meski memang mudaratnya lebih banyak ketimbang gunanya. ..
Selamat malam teman!